Logo
Loading...

884 Orang Ikut Pelatihan Inovasi Pembinaan UMKM Binaan Terkait Pengolahan Sediaan Farmasi Go Green Bernilai Jual

Terbit : Kamis, 06 November 2025
Pukul : 13:25 WIB
Dilihat : 1491 Kali
Bagikan Berita Ini
884 Orang Ikut Pelatihan Inovasi Pembinaan UMKM Binaan Terkait Pengolahan Sediaan Farmasi Go Green Bernilai Jual

Dalam rangka mendukung program Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam peningkatan inovasi dan kemandirian pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang kesehatan, UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau mengadakan Pelatihan Inovasi Pembinaan UMKM Binaan Terkait Pengolahan Sediaan Farmasi Go Green Bernilai Jual. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk mendorong pelaku UMKM binaan agar mampu menghasilkan produk sediaan farmasi yang ramah lingkungan, aman, dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Melalui pelatihan ini, dapat menanamkan semangat inovasi, kreativitas, serta penerapan prinsip Go Green dalam setiap tahapan produksi, mulai dari bahan baku, pengolahan, hingga pengemasan.

PelaksanaanHari/Tanggal : Kamis, 6 November 2025, Waktu : Pukul 08.30 s.d. selesai, Tempat : Zoom dan Ruang Pertemuan UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, Tanjungpinang. Pelatihan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Moh. Bisri, SKM, M. Kes, dan juga Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapelitbang Provinsi Kepulauan Riau.

Peserta kegiatan merupakan masyarakat dan UMKM binaan UPTD Instalasi Farmasi yang bergerak dalam pengolahan sediaan farmasi dan produk herbal serta Pegawai Provinsi Kepulauan Riau. Jumlah peserta sebanyak 884 orang melalui aplikasi zoom.

Tantangan di era digital saat ini menuntut UMKM untuk mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi, baik dalam proses produksi maupun pemasaran. Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidang digitalisasi, branding, serta pengembangan ekonomi kreatif.

Penyampaian materi oleh narasumber:
1. Indri Ayu Ningsih, M. Farm, Apt - Kepala UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau - Sosialisasi Sediaan Farmasi, PKRT dan Usaha Mikro Obat Tradisional;

2. Deri Noverlian, S.Kom., M.H. - Kepala Bidang E-Goverment dan TIK Diskominfo Provinsi Kepulauan Riau – Pemanfaatan TIK dalam Dunia Digitalisasi Modern;

3. Handoko Moerdo, S.H. – Ketua Divisi Pemasaran dan Pengembangan Berbasis Teknologi Informasi Dekranasda Provinsi Kepulauan Riau - Strategi Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM;

4. Apt. Eza Riyeni, S.Farm. – Content Creator Edukasi Ikatan Apoteker Indonesia Cabang Tanjungpinang Bintan - Pemanfaatan Platform Konten Kreator dalam Branding Digital UMKM Farmasi;

5. Hafiz Supriyadi, S.T., M.Eng. – Widyaiswara Ahli Madya BPSDM Provinsi Kepulauan Riau - The Art of Managing People and Branding.

UPTD Instalasi Farmasi Dinas Keshatan Provinsi Kepulauan Riau terus melakukan inovasi terkait Produk BANG TOKIF (Pengembangan Tanaman Obat Kepuarga pada UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau) salah satunya Sabun berbahan Alami dari Serai dan Handbodylotion berbahan alam yang masih dalam proses pengajuan Izin Edar di BPOM dengan Nama INSTAFIRM.

Kegiatan ini merupakan upaya untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada pelaku UMKM binaan agar mampu mengembangkan produk sediaan farmasi yang berbasis bahan alami, ramah lingkungan, dan memiliki nilai ekonomi tinggi, sejalan dengan prinsip Go Green dan inovasi berkelanjutan. (ind)