Kepala UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, Indri Ayu Ningsih, M. Farm, Apt mengunjungi UPTD Puskesmas Berakit Kabupaten Bintan, Jumat 12 September 2025 dalam rangka Pemantauan Pengelolaan Obat dan Produk Rantai Dingin didampingi Kepala UPTD Puskesmas Berakit Kabupaten Bintan, Bapak Zulyadi, S. Kep, juga Kepala Tata Usaha, Ns. Riski Kurniawan, S. Kep dan Arif Mulpratama, S. Farm, Apt selaku Apoteker UPTD Puskesmas Berakit.


Arif Mulpratama, S. Farm, Apt telah melakukan inovasi dalam pencatatan dan monitoring suhu produk rantai dingin dengan membuat sistem Barcode untuk pemantauan suhu alat penyimpanan produk rantai dingin yang terekam dari awal pencatatan sampai sekarang. pencatatan dilakukan 2 (dua) kali sehari untuk setiap alat penyimpanan (pagi dan sore) dan record dapat dipantau dimana saja. Tujuan Menjamin kualitas CCP selama proses penerimaan dan penyimpanan seingga diharapkan dapat mencegah terjadinya kerugian akibat penanganan yang tidak tepat pada saat penerimaan dan penyimpanan CCP.



Selain itu data Apotek juga telah menggunakan aplikasi SIBOKIT berupa Laporan Big Data Apotek, dapat dilihat periode 1-31 Agustus 2025 total resep sebanyak 350 resep, rerata resep sebanyak 14 resep, resep harian terbanyak sebanyak 29 resep dan harian tersedikit sebanyak 6 resep.


Diharapkan dengan adanya digitalisasi data mutasi serta pemantauan suhu produk rantai dingin semakin baik dan terjamin kualitas, ketersediaan dan mutu produknya. (ind)