Hendrija, S.T., M. Si selaku Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapelitbang Provinsi Kepulauan Riau, Rito Yendriwalis, S. Sos Penelaah Teknis Kebijakan Brida Bappeda Provinsi Kepulauan Riau melakukan pemantapan penjaringan identifikasi inovasi daerah pada UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau.

Penjaringan Inovasi Daerah di UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau telah dilakukan juga pada hari Selasa 4 November 2025 oleh tim dari Bappeda Provinsi Kepulauan Riau. Kegiatan hari ini dilakukan untuk pembahasan antara Bappeda Provinsi Kepulauan Riau dengan UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau terkait Identifikasi Inovasi Daerah dan Kelengkapan Data Pendukung yang dilakukan di Ruang Rapat UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau dan telah menyepakati hasil pembahasan sebagai berikut :
Nama Inovasi :
1. BANG TOKIF (Pengembangan Tanaman Obat Keluarga pada UPTD Instalasi Farmasi)
2. SILOVe (Sistim Informasi Logistik Obat dan Vaksin Elektronik)

Kedua Inovasi tersebut diatas telah memiliki HAKI Ciptaan dan Merek dari Kementerian Hukum Republik Indonesia dan salah satunya juga telah di replikasi oleh daerah lain. BANG TOKIF dan SILOVe akan menjadi Inovasi dari UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau dalam Pelaporan Indeks Inovasi Daerah, Innovative Government Award (IGA) dan Lomba Inovasi Daerah Kepri. Berkenaan dengan hal di atas, yang selanjutkan akan dibuatkan Proposal, Pakta Integritas, Surat Penyampaian Nama Inovasi dan Narahubung OPD dan Kelengkapan serta data dukung penunjang inovasi OPD.

“BANG TOKIF” (Pengembangan Tanaman Obat Keluarga di UPTD Instalasi Farmasi) digagas oleh Kelompok Gemilang yang terdiri dari Apoteker dan Asisten Apoteker di UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau. Bertujuan untuk : Pengembangan potensi dan peningkatan kompetensi penggagas Tenaga Kesehatan ASN dan PPPK (Apoteker dan Asisten Apoteker) pada UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau.



Sedangkan manfaat yang terdapat pada Inovasi “BANG TOKIF” (Pengembangan Tanaman Obat Keluarga di UPTD Instalasi Farmasi) dan juga SILOVe (Sistim Informasi Logistik Obat dan Vaksin Elektronik), sebagai berikut :
1. Instalasi Farmasi Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Riau dapat memantau ketersediaan obat esensial di fasilitas pelayanan kesehatan dan dapat mendukung indikator kinerja OPD.
2. Membina dan pemberdayaan masyarakat Provinsi Kepulauan Riau (Suku Laut Desa Kelumu Kabupaten Lingga dan Desa Panglong Kabupaten Bintan) dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait Swamedikasi, Gerakan Cerdas Menggunakan Obat, Penggunaan obat rasional, meningkatkan taraf hidup dengan memberdayakan Tanaman Obat Keluarga serta pelatihan Pembuatan Sabun dan umkm untuk peningkatan taraf ekonomi masyarakat kepulauan, perbatasan dan terluar di Provinsi Kepulauan Riau;
3. Membuka Peluang usaha dengan berbagai produk : Si Sella, Si Bulang, Ku Sehat, Grow Kapsul, BisTing dan Sabun yang dihasilkan oleh penggagas dengan kaidah dan formularium serta dilengkapi dengan konsultasi online TATA (Tanya Obat dan Tanaman Obat dengan Apoteker);
4. Produk yang telah dihasilkan memiliki Sertifikat halal, NIB, terdaftar dengan sertifikat PKRT, perhitungan Nutrision Fat pada produk dan dikembangkan dengan adanya pembentukan Koperasi Konsumen Segak Bermarwah pada UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau;
5. Dalam hal pengelolaan sediaan farmasi, perbekalan Kesehatan dan vaksin telah dilakukan publikasi jurnal ilmiah dan dengan adanya aplikasi SILO sejak 2024 dan pengembangan aplikasi berbasis barcode pada 2019 dan pengembangan aplikasi dengan memasukkan pengelolaan vaksin menjadi aplikasi SILOVe dapat menunjang rencana kebutuhan obat di Provinsi Kepulauan Riau yang rasional dengan Metode ABC VEN, system barcode dan located produk pada tatanan penyusunan barang dengan metode Supply Chain Management System. Hal ini berdampak pada kualitas mutu produk sediaan farmasi dan vaksin, serta menjamin Ketersediaan Obat Essensial yang merupakan Indikator Kinerja di UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau.



Selanjutnya akan dilakukan juga pematangan Inovasi Daerah yang memungkinkan dijadikan inovasi tambahan di UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau kedepan dengan nama :
INSTAFIRM

Harapannya dengan adanya inovasi yang dibuat, semakin meningkatkan pengembangan diri SDM di UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau. (ind)