Rantai dingin merupakan salah satu aspek penting dalam upaya menjaga kualitas vaksin program imunisasi. Variabel kunci yang harus diperhatikan diantaranya adalah ketersediaan sumber daya baik sumber daya manusia (pengelola), peralatan maupun sumber dana.
Dalam hal sumber daya, saat ini masih banyak pengelola imunisasi, baik pengelola program maupun pengelola vaksin/logistik yang belum mengikuti pelatihan di bidangnya dan banyak daerah yang melaporkan kerusakan peralatan rantai dingin.

Kementerian Kesehatan RI melalui Direktorat Imunisasi melaksanakan kegiatan Workshop Nasional Pengelolaan Rantai Dingin Vaksin Bagi Pengelola Program Imunisasi dan Pengelola Vaksin dan Logistik Imunisasi di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi. Kegiatan dilaksanakan pada Senin s.d. Kamis, 22 s.d 25 Juni 2026 berlokasi di Institut Pertanian Bogor (IPB) International Convention Center Bogor Botani Square Building, Kota Bogor, Jawa Barat.

Peserta dari Provinsi Kepulauan Riau terdiri dari Pengelola Vaksin Seksi Survailance dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, dan Asisten Apoteker Terampil UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, Rianto Sahputra Purba, S. Farm.
Adapun materi pelatihan yang disampaikan antara lain : Kebijakan Pengelolaan Rantai Dingin Vaksin Program Imunisasi, Perencanaan dan Ketersediaan Vaksin, Pengelolaan Vaksin dan Rantai Dingin Vaksin, Pengenalan Peralatan Rantai Dingin Vaksin, Pengoperasian dan Pengenalan Kerusakan Peralatan Rantai Dingin Vaksin, Perawatan Peralatan Rantai Dingin, Update Inventori Rantai Dingin dalam SMILE, Praktik Penggunaan Alat Pemantau Suhu, serta Praktik Pengoperasian dan Perbaikan Peralatan Rantai Dingin Vaksin.