Sebagai upaya meningkatkan keselamatan seluruh pegawai, tamu, dan pihak terkait, UPTD Instalasi Farmasi telah menetapkan jalur evakuasi yang jelas untuk digunakan saat terjadi keadaan darurat seperti kebakaran, gempa bumi, banjir, kebocoran gas, maupun kondisi darurat lainnya.
Seluruh penghuni gedung diharapkan memahami jalur evakuasi yang telah ditentukan dan mengikuti arahan petugas tanggap darurat hingga berkumpul di Titik Kumpul (Assembly Point) yang berada di area aman di luar bangunan.
Jalur Evakuasi Lantai 1
Lantai 1 terdiri dari area penyimpanan obat, ruang produksi, ruang pengemasan, ruang kantor, ruang pelayanan, serta area bongkar muat (loading).
Area Gudang Penyimpanan
Pegawai yang berada di area penyimpanan utama, ruang produk CCP, ruang expired date, ruang pengemasan, ruang NPP, ruang cold room, ruang karantina, ruang bahan pengemas, maupun ruang Napza harus segera menghentikan aktivitas ketika alarm keadaan darurat berbunyi.
Selanjutnya, ikuti jalur evakuasi yang telah ditandai menuju pintu keluar terdekat. Jalur utama mengarahkan penghuni menuju pintu keluar di sisi depan maupun samping gedung sesuai posisi masing-masing. Hindari kembali mengambil barang atau dokumen selama proses evakuasi berlangsung.
Area Loading In dan Loading Out
Petugas yang sedang melakukan kegiatan penerimaan maupun pengeluaran barang diarahkan menggunakan jalur evakuasi yang telah ditentukan menuju pintu keluar terdekat. Setelah keluar dari bangunan, seluruh petugas segera menuju titik kumpul untuk dilakukan pendataan.
Area Perkantoran
Pegawai yang berada di ruang kantor, lobi, pantry, ruang menyusui, toilet, mushola, maupun area wudhu mengikuti jalur evakuasi utama menuju pintu keluar utama atau pintu keluar samping sesuai arah panah pada denah.
Apabila jalur utama tidak dapat digunakan karena terhalang sumber bahaya, gunakan jalur alternatif yang tersedia hingga mencapai area aman.
Jalur Evakuasi Lantai 2
Lantai 2 terdiri dari ruang Kepala Instalasi Farmasi, ruang rapat, ruang kepala seksi, ruang tata usaha, ruang administrasi, ruang tamu, koridor, serta akses tangga menuju lantai dasar.
Saat terjadi keadaan darurat, seluruh pegawai segera meninggalkan ruangan masing-masing menuju koridor utama, kemudian mengikuti arah jalur evakuasi menuju tangga.
Evakuasi dilakukan melalui tangga menuju lantai 1. Setelah tiba di lantai dasar, seluruh penghuni melanjutkan perjalanan mengikuti jalur evakuasi hingga keluar dari gedung melalui pintu keluar terdekat dan berkumpul di titik kumpul yang telah ditentukan.
Titik Kumpul (Assembly Point)
Setelah berhasil keluar dari gedung, seluruh pegawai, tamu, maupun pekerja pihak ketiga wajib berkumpul di Titik Kumpul (Assembly Point) yang berada di area aman di luar bangunan.
Di lokasi tersebut, petugas tanggap darurat akan melakukan:
* Pendataan seluruh penghuni gedung.
* Memastikan tidak ada orang yang masih berada di dalam bangunan.
* Memberikan arahan lebih lanjut sesuai kondisi darurat yang terjadi.
Hal-hal penting yang harus diperhatikan saat darurat:
- Ikuti petunjuk petugas saat keadaan darurat
- Jangan panik dan tetap tenang
- Gunakan jalur evakuasi sesuai terdekat menuju pintu keluar
- Berkumpul di Titik Kumpul yang telah ditentukan
Jangan kembali memasuki gedung sebelum dinyatakan aman oleh petugas .Jangan berlari atau saling mendorong selama proses evakuasi . Bantu lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil maupun yang membutuhkan bantuan.
Pastikan seluruh proses evakuasi dilakukan dengan tertib , cepat, dan mengutamakan keselamatan.
Dengan memahami jalur evakuasi pada setiap lantai, diharapkan seluruh penghuni Gedung UPTD Instalasi Farmasi dapat merespons keadaan darurat secara cepat, terkoordinasi, dan aman sehingga risiko cedera maupun kerugian dapat diminimalkan.
